…laju-lyrics

rumahku
(bonita/ boris simanjuntak)
di rumahku
sangkar indah yang nyaman
tempatku beristirahat
di rumahku
istana terpencil yang hangat
tempatku meminta
di sini cinta dan kasih mengalir
namun deras arusnya menenggelamkanku
waktu akan kucuri untukku bernafas
di sini cinta dan kasih tak terbatas
hingga luasnya dunia tak sempat kutapaki
di rumahku
sangkar indah yang hangat
tempatku beristirahat
di rumahku
istana terpencil yang nyaman
tempatku meminta
andai kupergi atas nama cinta dan sayang
tidak adalah urusan kata pertama yang hilang
andai kulari atas nama cinta dan kasih sayang
tidak adalah urusan kata pertama terbilang
di rumahku
seharusnya tempat kuberpulang
bukan tempat ku beranjak
di rumahku
seharusnya tempat
kumenumpahkan jiwa
bukan tempat ku menyimpan rahasia
komidi putar
(bonita/ kristina wiriastuti)
kuda-kuda cantik
melayang berputar
kaca-kaca antik menghias laga
musik karnaval
berkumandang
ceriakan malam penuh pesona
maukah kau jadi pangeranku
apakah arti diriku di keramaian
kuda-kuda cantik
melayang berputar
kaca-kaca antik menghias laga
musik karnaval
berkumandang
dan aku seorang jelata
komidi putar tempatku bermain
komidi putar tempatku berkhayal
kuda-kuda cantik
melayang berputar
kaca-kaca antik menghias laga
musik karnaval
berkumandang
dan aku seorang putri
komidi putar
tempatku tamasya
seperti dunia putarannya pelan penuh mimpi
komidi putar
tempatku bermain
sekarang jelata lain waktu putri
telur
(bonita/ kristina wiriastuti)
di telurku
aku aman
tak ada yang mengganggu
hanya aku dan telurku
di telurku
kutemukan jujur
kutemukan bijak
di telurku kutemukan aku
di telurku
setanku menampak
takutku pun menguak
di sana hanya aku dan ruangku
Esaku satu dan satu aku
di telurku
hanya ada duniaku
di telurku
egoku menguak
di telurku surgaku membentang
di telurku nerakaku membakar
pengulangan
(bonita)
kali ini aku yang terpaku
ratapi diriku yang tersungkur
kali ini aku yang terpaku
ratap tangis sendu serta pilu
kutahu ini hanya sebuah duka
biasa biasa
namun tetap kunyanyikan… kunyanyikan…
kali ini aku yang terpaku
ratapi diriku yang tersungkur
kali ini aku yang terpaku
ratap tangis sendu serta pilu
kutahu ini hanya sebuah duka
biasa biasa
namun tetap kunyanyikan… kunyanyikan
aku tahu ini hanya sebuah luka biasa
namun tetap kunyanyikan
dendangku
(bonita)
ketika cinta berbalik membunuhmu
maukah mati di tangnnya
hidup dengan benci yang mendalam
meraungkan pilu yang menyayat hati
ketika cinta berbalik menerkammu
akankah kau pasrah dengan menggantungkan
hidupmu pada nasib yang masih dipertanyakan
keberadaannya
atau kau ikuti dendangku kau yang kupuja
serahkan dirimu dalam halusnya genggamku
marilah ikuti dendangku kau yang kudewa
perkasamu kan kujaga s’lama waktu trus berjalan
ketika cinta datang dan lagi berharap
akankah maaf kau biarkan masuk
dan menyembuhkan dendangmu lalu ikuti dendangku
kau yang kupuja
serahkan dirimu dalam halusnya genggamku
marilah ikuti dendangku kau yang kudewa
perkasamu kan kujaga
s’lama waktu trus berjalan
s’lama waktu trus berjalan
marilah ikuti dendangku kau yang kupuja
serahkan dirimu dalam halusnya genggamku
marilah ikuti dendangku kau yang kudewa
perkasamu kan kujaga
s’lama waktu trus berjalan
bangun
(bonita/ p. b. adi)
kuucapkan pagi matahari
saat kubukakan jendela
cerahnya senyummu berseri-seri
lalu kutitipkan kecupan
apa kabarmu wahai hatiku?
kusapa halus sayangnya
bagilah rudungmu
bagi ranamu
hiruplah si raja kelana
nikmati resapi dan rasakan hidup
lihatlah si kupu menari-nari
ikuti gerakan tubuhnya
ringankan tubuhmu lepas laramu
aku kan selalu ada
nikmati resapi dan maknai hidup
kutahu hidupmu serasa di jurang dunia
tapi dengar laguku melantun:
hey bangun
bangun sayangku
hari ini
(p. b. adi/ bonita)
pejam mata
buka masa baru
biar wajah berseri
lagukanlah
t’usah hirau
inilah suaramu
buka mata
hirup rasa
biar indah senyum terberi
ayun langkah
tiada gesa
cita dan ragamu
hiduplah kini
indah pasti
alami hari ini
hiduplah kini
indah pasti
hayati hari ini
pena
(bonita)
bangun hai pena
banyak yang ingin kusampaikan
tidakkah kau rasakan
gemuruh nafasku yang ada
bangun hai pena
mana bukti yang kau janjikan
tuk temani ku bercerita
tentang lalu kini dan depan
merah biru dan hitam
apapun warna yang kaupunya
aku tak peduli
yang penting tintamu ada
apapun warna yang kau punya
cetaklah sampai ke nurani
lihatlah kau pena
apa jadinya sekarang
ku lega kau pun berguna
sudah kini crita ku tertata
mellow
(bonita)
biru sore yang teduh
pancarkan bayang samar
lembaran daun menguning mati
coklat kayu ruanganku
bersama redupnya lampu sudut
ciptakan bias diri yang sepi
mellowku yang dingin
merah kendaraku melaju
kurungan nyaman yang umum
gerimis jatuh di parkiran raksasa
mellowku yang indah
mellowku yang sejuk
mellowku yang indah
mellowku yang dingin
ARI
(bonita)
hey, sudikah kau mendengarkan lantunku?
hey, kiranya kau mau bersenandung denganku?
tentang cerita cintaku yang hilang
ku menangis sendiri
hey, pernahkah kau jatuh hingga langit ketujuh?
hey, hingga nafasmu henti tiap ia menuju ke arahmu
debar tiap ia sentuh hatiku
kuhilang kendali
hey, saat kau pandang matanya yang lucu
hey, jiwamu rela memberikan seluruh hidupmu
namun seperti yang tadi kulagu
ku menangis sendiri
hey, ternyata cintaku tak pergi jauh dariku
hey, ternyata cintaku kan bersemi selalu di hatiku
tinggal
(p. b. adi)
biru biarlah tersisa
tinggal
sinar terang cahya trimalah
sederhana
dalam setia
penuh harap
biar tinggal
tinggal tinggallah
biru terang tinggallah
rindukan bahagia
tinggallah… trimalah…
tinggal… tinggallah…
kelana bersama
(p. b. adi/ bonita)
gelisah menanti jumpa dikau saat ini
waktu trasa cepat tanpa henti
ingin bertemu (kau dimana)
ingin bertemu (segralah)
berbagi cerita
gelak canda suka serta sendu tangis pilu
melintas kian ke sana sini
kita terus berkelana
tetap setia berkelana bersama
ke mana ‘kan ku jelang
di mana bahagia datang
di sana kau ‘kan datang
bersama kita ‘kan jelang
ke mana’kan ku jelang
di mana bahagia datang
bila mala menyelang
pasti bahagia ‘kan datang
you cheer me up
(p. b. adi/ bonita/ yuka narendra)
billy doesn’t know that I gotta go
there’s too many load I couldn’t swallow
but then you came down the road
you cheer me up
sally didn’t see that I gotta be
somebody you might disagree
but then you said “be what you wanna be”
you cheer me up
everytime the darkness clouds my soul
got no gloves in a cold
you bring sunshine
you cheer me up
chucky didn’t care this pain I must bear
I felt like there was no one else to share
but you’re always there for me
you cheer me up
I got no clue
the problem seem went through
but it keeps comin’ all over again
then you came out of the blue
you cheer me up
everytime the darkness clouds my soul
got no gloves in a cold
you bring sunshine
you cheer me up
it’s over now
(p. b. adi)
if it’s true
you were mine
than it’s good to know
that it’s over now
it was blue
it was fine back then baby
but it’s good to know
that it’s over now
got you near me darling
got you by my side
got you all around me
but I’m so glad that it’s over now
time will heal
time will never ever stop
time will tell you baby
that it’s over now
I’m so glad
that it’s over now
new faces are coming
new life to live
jatuh cinta
(bonita)
la la la . . .
ku telah jatuh cinta
pada hidupku
semua suka dan cita
juga semua hancurku
ku pernah merasakan terbang tinggi
setinggi lengkung senyumku ini
bunga-bunga bermekaran di hati
sebelum dia tinggalkan ku sendiri
la la la . . .
ku telah jatuh
cinta pada hidupku
semua suka dan cita
juga semua haruku
di saat cita-cita diri ini
mengalir bagai air tanpa henti
terkadang arusnya menenggelamkanku
peduli apa ku kan terus melaju
la la la . . .
ku telah jatuh cinta
pada hidupku
semua suka dan cita
juga semua hancurku
ketika ku berada di persimpangan hidup
yang kini sedang aku jalani
aku akan terus mengikuti kata hati
berdoa semoga ku benar berdiri nanti
ku telah jatuh cinta pada hidupku
walau banyak penghalang
ku ‘kan terus melaju









