myspace    facebook    youtube    flickr    twitter    meme    delicious    plurk    koprol   

…laju-lyrics

laju-lyrics

rumahku
(bonita/ boris simanjuntak)

di rumahku
sangkar indah yang nyaman
tempatku beristirahat

di rumahku
istana terpencil yang hangat
tempatku meminta

di sini cinta dan kasih mengalir
namun deras arusnya menenggelamkanku
waktu akan kucuri untukku bernafas
di sini cinta dan kasih tak terbatas
hingga luasnya dunia tak sempat kutapaki

di rumahku
sangkar indah yang hangat
tempatku beristirahat

di rumahku
istana terpencil yang nyaman
tempatku meminta

andai kupergi atas nama cinta dan sayang
tidak adalah urusan kata pertama yang hilang
andai kulari atas nama cinta dan kasih sayang
tidak adalah urusan kata pertama terbilang

di rumahku
seharusnya tempat kuberpulang
bukan tempat ku beranjak
di rumahku
seharusnya tempat
kumenumpahkan jiwa
bukan tempat ku menyimpan rahasia

komidi putar
(bonita/ kristina wiriastuti)

kuda-kuda cantik
melayang berputar
kaca-kaca antik menghias laga

musik karnaval
berkumandang
ceriakan malam penuh pesona

maukah kau jadi pangeranku
apakah arti diriku di keramaian

kuda-kuda cantik
melayang berputar
kaca-kaca antik menghias laga

musik karnaval
berkumandang
dan aku seorang jelata

komidi putar tempatku bermain
komidi putar tempatku berkhayal

kuda-kuda cantik
melayang berputar
kaca-kaca antik menghias laga

musik karnaval
berkumandang
dan aku seorang putri

komidi putar
tempatku tamasya
seperti dunia putarannya pelan penuh mimpi

komidi putar
tempatku bermain
sekarang jelata lain waktu putri

telur
(bonita/ kristina wiriastuti)

di telurku
aku aman
tak ada yang mengganggu
hanya aku dan telurku

di telurku
kutemukan jujur
kutemukan bijak
di telurku kutemukan aku

di telurku
setanku menampak
takutku pun menguak

di sana hanya aku dan ruangku
Esaku satu dan satu aku

di telurku
hanya ada duniaku
di telurku
egoku menguak
di telurku surgaku membentang
di telurku nerakaku membakar

pengulangan
(bonita)

kali ini aku yang terpaku
ratapi diriku yang tersungkur

kali ini aku yang terpaku
ratap tangis sendu serta pilu

kutahu ini hanya sebuah duka
biasa biasa
namun tetap kunyanyikan… kunyanyikan…

kali ini aku yang terpaku
ratapi diriku yang tersungkur

kali ini aku yang terpaku
ratap tangis sendu serta pilu

kutahu ini hanya sebuah duka
biasa biasa
namun tetap kunyanyikan… kunyanyikan

aku tahu ini hanya sebuah luka biasa
namun tetap kunyanyikan

dendangku
(bonita)

ketika cinta berbalik membunuhmu
maukah mati di tangnnya
hidup dengan benci yang mendalam
meraungkan pilu yang menyayat hati

ketika cinta berbalik menerkammu
akankah kau pasrah dengan menggantungkan
hidupmu pada nasib yang masih dipertanyakan
keberadaannya

atau kau ikuti dendangku kau yang kupuja
serahkan dirimu dalam halusnya genggamku
marilah ikuti dendangku kau yang kudewa
perkasamu kan kujaga s’lama waktu trus berjalan

ketika cinta datang dan lagi berharap
akankah maaf kau biarkan masuk
dan menyembuhkan dendangmu lalu ikuti dendangku

kau yang kupuja
serahkan dirimu dalam halusnya genggamku
marilah ikuti dendangku kau yang kudewa
perkasamu kan kujaga
s’lama waktu trus berjalan
s’lama waktu trus berjalan

marilah ikuti dendangku kau yang kupuja
serahkan dirimu dalam halusnya genggamku
marilah ikuti dendangku kau yang kudewa
perkasamu kan kujaga
s’lama waktu trus berjalan

bangun
(bonita/ p. b. adi)

kuucapkan pagi matahari
saat kubukakan jendela
cerahnya senyummu berseri-seri
lalu kutitipkan kecupan

apa kabarmu wahai hatiku?
kusapa halus sayangnya
bagilah rudungmu
bagi ranamu
hiruplah si raja kelana

nikmati resapi dan rasakan hidup

lihatlah si kupu menari-nari
ikuti gerakan tubuhnya
ringankan tubuhmu lepas laramu
aku kan selalu ada

nikmati resapi dan maknai hidup

kutahu hidupmu serasa di jurang dunia
tapi dengar laguku melantun:

hey bangun

bangun sayangku

hari ini
(p. b. adi/ bonita)

pejam mata
buka masa baru
biar wajah berseri

lagukanlah
t’usah hirau
inilah suaramu

buka mata
hirup rasa
biar indah senyum terberi

ayun langkah
tiada gesa
cita dan ragamu

hiduplah kini
indah pasti
alami hari ini

hiduplah kini
indah pasti
hayati hari ini

pena
(bonita)

bangun hai pena
banyak yang ingin kusampaikan
tidakkah kau rasakan
gemuruh nafasku yang ada

bangun hai pena
mana bukti yang kau janjikan
tuk temani ku bercerita
tentang lalu kini dan depan

merah biru dan hitam
apapun warna yang kaupunya
aku tak peduli

yang penting tintamu ada
apapun warna yang kau punya
cetaklah sampai ke nurani

lihatlah kau pena
apa jadinya sekarang
ku lega kau pun berguna
sudah kini crita ku tertata

mellow
(bonita)

biru sore yang teduh
pancarkan bayang samar
lembaran daun menguning mati

coklat kayu ruanganku
bersama redupnya lampu sudut
ciptakan bias diri yang sepi

mellowku yang dingin

merah kendaraku melaju
kurungan nyaman yang umum
gerimis jatuh di parkiran raksasa

mellowku yang indah

mellowku yang sejuk

mellowku yang indah

mellowku yang dingin

ARI
(bonita)

hey, sudikah kau mendengarkan lantunku?
hey, kiranya kau mau bersenandung denganku?
tentang cerita cintaku yang hilang
ku menangis sendiri

hey, pernahkah kau jatuh hingga langit ketujuh?
hey, hingga nafasmu henti tiap ia menuju ke arahmu
debar tiap ia sentuh hatiku
kuhilang kendali

hey, saat kau pandang matanya yang lucu
hey, jiwamu rela memberikan seluruh hidupmu

namun seperti yang tadi kulagu
ku menangis sendiri

hey, ternyata cintaku tak pergi jauh dariku
hey, ternyata cintaku kan bersemi selalu di hatiku

tinggal
(p. b. adi)

biru biarlah tersisa
tinggal
sinar terang cahya trimalah

sederhana
dalam setia
penuh harap
biar tinggal

tinggal tinggallah
biru terang tinggallah
rindukan bahagia

tinggallah… trimalah…
tinggal… tinggallah…

kelana bersama
(p. b. adi/ bonita)

gelisah menanti jumpa dikau saat ini
waktu trasa cepat tanpa henti
ingin bertemu (kau dimana)
ingin bertemu (segralah)
berbagi cerita

gelak canda suka serta sendu tangis pilu
melintas kian ke sana sini

kita terus berkelana
tetap setia berkelana bersama

ke mana ‘kan ku jelang
di mana bahagia datang
di sana kau ‘kan datang
bersama kita ‘kan jelang

ke mana’kan ku jelang
di mana bahagia datang
bila mala menyelang
pasti bahagia ‘kan datang

you cheer me up
(p. b. adi/ bonita/ yuka narendra)

billy doesn’t know that I gotta go
there’s too many load I couldn’t swallow
but then you came down the road
you cheer me up

sally didn’t see that I gotta be
somebody you might disagree
but then you said “be what you wanna be”
you cheer me up

everytime the darkness clouds my soul
got no gloves in a cold
you bring sunshine
you cheer me up

chucky didn’t care this pain I must bear
I felt like there was no one else to share
but you’re always there for me
you cheer me up

I got no clue
the problem seem went through
but it keeps comin’ all over again
then you came out of the blue
you cheer me up

everytime the darkness clouds my soul
got no gloves in a cold
you bring sunshine
you cheer me up

it’s over now
(p. b. adi)

if it’s true
you were mine
than it’s good to know
that it’s over now

it was blue
it was fine back then baby
but it’s good to know
that it’s over now

got you near me darling
got you by my side
got you all around me
but I’m so glad that it’s over now

time will heal
time will never ever stop
time will tell you baby
that it’s over now

I’m so glad
that it’s over now
new faces are coming
new life to live

jatuh cinta
(bonita)

la la la . . .

ku telah jatuh cinta
pada hidupku
semua suka dan cita
juga semua hancurku

ku pernah merasakan terbang tinggi
setinggi lengkung senyumku ini
bunga-bunga bermekaran di hati
sebelum dia tinggalkan ku sendiri

la la la . . .

ku telah jatuh
cinta pada hidupku
semua suka dan cita
juga semua haruku

di saat cita-cita diri ini
mengalir bagai air tanpa henti
terkadang arusnya menenggelamkanku
peduli apa ku kan terus melaju

la la la . . .

ku telah jatuh cinta
pada hidupku
semua suka dan cita
juga semua hancurku

ketika ku berada di persimpangan hidup
yang kini sedang aku jalani
aku akan terus mengikuti kata hati
berdoa semoga ku benar berdiri nanti

ku telah jatuh cinta pada hidupku
walau banyak penghalang
ku ‘kan terus melaju